Sabtu, 31 Desember 2011

Herbal untuk penyakit Anemia


Darah manusia tersusun atas dua komponen utama yaitu:
  • Plasma darah yaitu cairan tidak berwarna dalam darah yang berfungsi mengangkut air, mineral, ion dan sari-sari makanan ke seluruh jaringan tubuh.
  • Sel darah yang terdiri dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit).
Dalam masyarakat dikenal penyakit kurang darah yang biasa disebut dengan anemia. Sebenarnya anemia bukanlah penyakit kurang darah. Definisi yang lebih tepat adalah kurangnya (defisiensi) sel darah merah karena kadar hemoglobin yang rendah dalam darah. 

Jumlah rata - rata sel darah merah/mm³ pada laki-laki normal adalah 5.200.000, sedangkan pada wanita normal 4.700.000. Jika seseorang memiliki jumlah sel darah merah/mm³ kurang dari rata-rata jumlah normal, bisa dikatakan ia menderita anemia. Sel darah merah dibentuk di sumsum tulang. Dalam pembentukannya diperlukan vitamin B12 (sianokobalamin) dan asam folat.

Salah satu bagian yang menyusun sel darah merah adalah hemoglobin. Hemoglobin merupakan suatu struktur protein yang merupakan bagian dari sel darah merah dan yang menyebabkan warna merah pada darah. Hemoglobin bertugas mengikat oksigen dari paru-paru dan membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh untuk memenuhi kebutuhan oksigen semua jaringan tubuh.

Dalam pembentukan hemoglobin diperlukan zat besi. Zat besi merupakan salah satu komponen penyusun hemoglobin. Jika tubuh kekurangan zat besi (defisiensi zat besi), maka akan menghambat pembentukan hemoglobin yang berakibat pada terhambatnya pembentukan sel darah merah. Selanjutnya timbullah anemia akibat kekurangan zat besi yang disebut dengan anemia defisiensi zat besi.

Gejala-gejala orang yang mengalami anemia defisiensi zat besi:

  • kelelahan, lemah, pucat dan kurang bergairah
  • sakit kepala dan mudah marah
  • tidak mampu berkonsentrasi dan rentan terhadap infeksi
  • pada anemia yang kronis menunjukkan bentuk kuku seperti sendok dan rapuh, pecah-pecah pada sudut mulut, lidah lunak dan sulit menelan.
Secara umum, anemia adalah salah satu akibat dari:

  • kekurangan darah dalam jumlah banyak kerusakan sel-sel darah merah
  • kekurangan bahan dasar untuk membuat sel darah merah seperti hemoglobin yang disebabkan oleh defisiensi zat besi
  • kegagalan sumsum tulang untuk membuat sel darah merah dalam jumlah yang cukup besar.
Faktor-faktor penyebab terjadinya anemia defisiensi zat besi adalah:

  • Kurangnya zat besi dalam makanan yang dikonsumsi 
  • Malabsorbsi zat besi ( penyerapan zat besi yang tidak optimal) akibat diare kronis, pembedahan tertentu pada saluran pencernaan seperti lambung. Zat besi diabsorpsi dari saluran pencernaan. Sebagian besar, zat besi diabsorpsi dari usus halus bagian atas terutama duodenum. Bila terjadi gangguan saluran pencernaan, maka absorpsi zat besi dari saluran pencernaan menjadi tidak optimal. Hal itu menyebabkan kurangnya kadar zat besi dalam tubuh sehingga pembentukan sel darah merah terhambat.
  • Kehilangan darah yang disebabkan oleh perdarahan menstruasi yang berat, luka, kanker dan perdarahan gastrointestinal akibat induksi obat. Kehilangan banyak darah tersebut menyebabkan terkurasnya cadangan zat besi dalam tubuh sehingga pembentukan sel darah merah terganggu.
  • Kehamilan
    Suplai zat besi ibu dialihkan ke janin untuk pembentukan sel darah merah janin. Hal itu menyebabkan ibu tersebut kekurangan zat besi. Pemeriksaan terhadap anemia defisiensi zat besi dilakukan dengan tes darah dan studi sumsum tulang. Bahan-bahan yang diperoleh dari alam dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh. Bagi penderita anemia defisiensi zat besi, sebaiknyai:
  • Mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti bayam, dan lain-lain 
  • Mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C ( asam askorbat) seperti jeruk, tomat, mangga dan lain-lain, sebab asam askorbat dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
Pengobatan untuk penderita anemia defisiensi zat besi:

  • 60 gram daun bayam merah direbus dengan air secukupnya. Selanjutnya ditambahkan satu kuning telur ayam kampung. Ramuan tersebut dapat dimakan.
  • 100 gram kacang hijau + 10 butir angco direbus/ditim + 30 gram kismis, direbus hingga menjadi bubur cair, kemudian dimakan.
  • 30 gram daun kacang panjang + 30 gram daun bayam duri + 25 gram lempuyang wangi, dicuci dan diblender dengan 100 cc air, disaring, airnya diminum.
  • 30-50 buah buni yang matang + 20 buah murbei + 20 gram kunyit, diblender dengan menambahkan 100 cc air, tambahkan 1 sendok makan madu lalu diminum.
Catatan :
- Pilih satu resep dan lakukan secara teratur
- Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel, atau panci kaca.
Sumber : Hembing à cybermed.cbn.net.id



Senin, 10 Oktober 2011

Seledri baik untuk melawan penuaan otak





Kita pasti setuju jika semakin bertambahnya usia, maka daya memori seseorang akan semakin menurun. Kini, agar Anda bisa tetap meningkatkan ketajaman otak, konsumsilah seledri yang biasanya digunakan sebagai penyedap atau hiasan hidangan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa senyawa luteolin yang ditemukan pada sayuran tersebut efektif memperlambat penurunan kognitif pada tikus tua. Dalam penelitian itu, tikus yang diberi makanan yang diperkaya luteolin, ternyata memiliki otak yang berfungsi sama dengan tikus-tikus yang lebih muda.

Luteolin, mirip dengan quercetin, adalah sebuah flavonoid, yang bisa melawan proses penuaan pada semua sel tubuh kita, dan berhubungan dengan rendahnya risiko kanker dan penyakit jantung. Di otak, flavonoid melindungi sel dari proses penuaan dengan mengurangi peradangan.

Luteolin juga ditemukan pada kebanyakan daun-daunan lainnya, seperti peterseli, daun teh chamomile, rosemary, oregano atau yang terkenal dengan nama olive oil, wortel dan peppermint.

Sayuran yang tumbuh di dataran rendah dan tinggi ini ternyata juga mampu melawan sel kanker, karena adanya kandungan apigenin. Mengonsumsi jus seledri juga efektif meredakan sakit kepala atau migrain.
sumber : yahoo news (id.berita.yahoo.com)

Senin, 08 Agustus 2011

Puasa Romadhon sangat menyehatkan

Permulaan bulan Romadhon selalu ada aja pasien yang mempunyai keluhan pada perutnya, biasa dikenal sakit maag. Beberapa pasien berkeluh kesah tentang penyakit maagnya itu. yang nota bene mereka tidak sadar sudah terjangkit maag sebelumnya. Mengapa kita bahas penyakit tersebut? Meskipun ada beberapa pasien punya keluhan yang lain. Ini terjadi karena mereka makan tidak teratur waktunya (sebelum puasa red). Penyakit maag timbul dikarenakan TIDAK TERATUR JAM MAKANNYA.

Pada awal puasa, penyakit tersebut muncul kembali tp jangan disalahkan puasanya lho… sebelumnya mereka sudah mempunyai keluhan tersebut tetapi tidak disadarinya karena bisa sewaktu-waktu makan sekenanya dan minum obat kimia sekenanya. Berhubung puasa ..ya akhirnya kebiasaan makan sekenanya dan minum obat kimia tersebut tidak dilakukan. Dengan puasa, kita dilatih untuk disiplin pada jam makan.

Intinya pasien pada bulan Romadhon ini tetap harus meneruskan puasanya sampai selesai sebulan penuh meskipun awal-awal puasa kambuh kembali. Percayalah… (berpikir positif terus)!!

Sebenarnya semua penyakit itu datang dan timbul dikarenakan pola hidup yang tidak sehat. Contoh sakit maag….. Seseorang biasa makan sehari 3x, mungkin dikarenakan kesibukannya bekerja atau yang lain sehingga hanya makan 1 x atau 2 x dalam sehari, atau 3x tetapi jamnya tidak teratur. Biasanya seseorang makan pagi sekitar jam 06.00- 07.00, klo siang jam 12.00-13.00, malam 18.00-19.00 berhubung karena suatu hal seseorang berubah jam makannya pada jam tersebut dan itu dilakukan bukan sehari, dua hari bahkan berkelanjutan lama beruba-ubah. Antara hari pertama, kedua, ketiga dst tidak sama jam makannya. jadi kacau.

Kebiasaan tidak baik ini bisa menimbulkan hal buruk bagi organ tubuh khususnya organ lambung. Karena kinerja keluarnya asam lambung juga karena kebiasaan jam makan. .. klo kita mempunyai kebiasaan makan pada jam-jam tersebut, maka asam lambung dikeluarkan pada saat jam makanan tersebut masuk ke lambung. Apabila jam makan kita seharusnya sudah waktunya dan ternyata jamnya berubah dan asam lambung sudah terlanjur keluar ternyata tidak ada makanan yang masuk, maka asam lambung akan berlebih dan itu mempunyai sifat menghancurkan makanan yang masuk. Apabila tidak ada makanan yang masuk, maka hal tersebut bisa mengikis dinding lambung yang semula tebal menjadi tergerus dan menipis sehingga terasa periih diperut… akhirnya penyakit maag datang.


Sebenarnya Puasa itu sangat menyehatkan. Ketika awal Romadhon perut dibiasakan belajar disiplin, mengeluarkan asam lambung jika sahur dan selepas magrib saja, minggu awal karena belum terbiasa, banyak yang sakit maagnya kambuh karena masih berdaptasi organ lambungnya dengan kebiasaan jam barunya. Tetapi dengan meneruskan berpuasa dan tanpa minum obat kimia, pada pekan kedua sudah mulai nyaman dan enak, yang keluhan maag pada awal pekan sudah hilang karena lambung sudah terbiasa dengan jam tersebut!

Setelah minggu ketiga organ lambung akan SEHAT, bahkan dengan puasa lambung bisa istirahat selama satu bulan hanya bekerja disaat sahur dan berbuka puasa. Ibarat mesin organ tubuh kita juga perlu istirahat dalam setahun minimal sekali selama satu bulan. Sangat disayangkan setelah bulan Romadhon berakhir, kebiasaan kita berubah drastis dan dengan pola makan yang tidak sehat kita makan bukan sekedar untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita saja, melainkan mengkonsumsi macam-macam makanan yang tidak sehat bahkan overload sehingga penyakit kita akan kembali menyapa kita, bahkan tambah keluhan baru.

Sesungguhnya kebiasaan berpuasa akan sangat bagus apabila dilanjutkan bukan saja pada bulan Romadhon melainkan setelah bulan tersebut (bukan yang wajib saja) karena bisa menyehatkan tubuh kita secara keseluruhan.

Semoga puasa kita diterima Allah SWT dan dapat menyehatkan kita..amiin!!

Tetap semangat untuk HIDUP SEHAT & hidupkanlah BERPUASA (selain yang wajib).

Disadur dari pengalaman pribadi dan masharjoko.blogspot.com

Anda bermasalah dengan lambung? Sakit MAAG bisa konsumsi HERBAL MAAG insya'Allah Sehat kembali.