Sabtu, 16 Februari 2008

Pijat terapy

Massage atau therapy pijat bisa di katakana sebagai salah satu tradisi penyembuhan yg tertua. Pada banyak kebudayaan diantaranya Yunani Kuno, Mesir, China dan India, meyakini bahwa therapy massage selalu digunakannya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.Kulit adalah organ tubuh terbesar dari manusia dan dipenuhi dengan ujung-ujung syaraf. Dimana selain kulit, therapy pijat / Massage juga bekerja dengan melembutkan otot dan menghasilkan relaksasi khususnya efektif dalam mengatasi keluhan gangguan sirkulasi, misalnya, sakit kepala yang amat sangat biasanya terjadi berlarut-larut, oleh karena rasa sakit tersebut maka membuat penderita merasakan kaku pada otot yang terserang. Hal ini akhirnya akan menimbulkan lebih banyak lagi rasa sakit pada organ lainnya.
Tepat apabila pijatan dilakukan pada leher dan bahu secara perlahan dapat melepaskan tekanan pada otot dan mengurangi rasa sakit.Macam-macam gangguan / keluhan
Penelitian modern menunjukkn bahwa massage dapat digunakan utk mengatasi berbagai macam gangguan, diantaranya :
Ancietas / Kegelisahan
Arthritis / Peradangan
Nyeri punggung ( Upper and Low Back Pain )
Rasa nyeri yang kronis
Konstipasi / sulit buang air besar
Depresi
Sakit Kepala
Tekanan Darah Tinggi
Insomnia
Relaksasi menyeluruh Salah satu manfaat yang langsung terasa dengan therapy massage adalah merasakan relaksasi yang menyeluruh dan ketenangan. Hal ini terjadi karena massage adalah sebagai pemicu terlepasnya Endorfin, Zat Kimia Otak ( Neuro Transmitter ) yang menghasilkan perasaan nyaman. Tingkat Hormon Stress, seperti : Adrenalin, Kortisol, Norephinefrine tentunya juga akan berkurang. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat hormon stress yang tinggi dapat menurunkan system immun pada tubuh.Beberapa Keuntungan fisik dari terapi pijat diantaranya :
Mengurangi Tekanan pada Otot
Memperbaiki Sirkulasi Darah
Merangsang System Lymfatik
Mengurangi Hormon Stress
Meningkatkan Mobilitas Persendian & Kelenturan
Menyegarkan permukaan kulit agar terlihat cerah.
Mempercepat penyembuhan cederanya pada jaringan lunak.
Menambah kewaspadaan mental
Mengurangi kegelisahaan dan depresi.

Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo

Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Bekam Plus

Bekam adalah nama lain dari al- hijamah (Arab), cupping (Inggris), ba guan (China)Istilah bekam berasal dari bahasa melayu (yang diadaptasi juga dalam Bahasa Indonesia), yang berarti melepas (membuang) darah kotor (toksin) dan / atau angin dari badan.Dari Ibnu Umar, r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Tidaklah aku melalui satu dari langit-langit yang ada melainkan para Malaikat mengatakan, ”Hai Muhammad, perintahkan umatmu untuk berbekam, karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan untuk berobat adalah bekam, al-kist (cendana india) dan syuniz (jintan hitam)”.
Menggambarkan pentingnya bekam, ulama terkemuka dari Kairo, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi menyatakan, ”Kalau suatu negara kefakiman ahli bekam, niscaya kebinasaan mengancam, yang berarti pula mereka menyerahkan dirinya kepada kebinasaan. Padahal Tuhan yang menurunkan penyakit, Dia juga menurunkan obatnya dan Ia membimbing umat manusia untuk menggunakan obat tersebut”.
Hal yang perlu dicermati, adalah bahwa Rasulullah SAW (dalam berbagai rekaman hadistnya) tidak pernah menanyakan balik tentang apa dan bagaimana melakukan bekam tersebut, sehingga dapat diartikan bahwa bekam sudah merupakan jenis pengobatan yang lazim (tidak asing) pada masa itu. Menurut data sejarah, pada 1550 SM, masyarakat Mesir kuno sudah mengenal bekam. Demikian pula dengan Yunani Kuno (413 SM). Rasulullah SAW memberikan kesempurnaan pada bekam dengan menunjukkan titik-titik yang sangat efektif dan efisien untuk pengobatan, yang kemudian dikenal sebagai titik-titik hijamah.
Ahmad bin Muhammad meriwayatkan dari Abu Muhammad bin Khalid, dari Abdullah bin Bukair, dari Zurarah bin A’yan, dari Abu Ja’far al Baqir yang berkata, “Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa bekam di bagian kepala akan menyembuhkan semua penyakit kecuali racun (yang dimaksud racun/as sam di sini adalah kematian)”. Dari Ibnu Abbas mengatakan bahwa Nabi SAW berbekam pada kepalanya yang sering pusing-pusing…. (HR. Bukhari). Di dalam hadits lain termuat: “Lakukanlah olehmu berbekam pada rongga kuduk, karena menyembuhkan tujuh puluh dua penyakit”. Segolongan dari mereka menganggapnya baik dan mengatakan bahwa hal itu bermanfaat terhadap penyembuhan masalah bola mata (konjungsi), kelebatan alis, dan kelebatan bulu mata, disamping bermanfaat pula terhadap kotoran kelopak mata. Sehingga tolok ukur utama hasil setelah berbekam adalah: mempertajam penglihatan (bahkan menormalkan bagi yang bermasalah mata), mencerdaskan otak dan membuat badan terasa ringan (karena peredaran darah lancar).
Hasil penelitian medis modern telah mendapatkan bukti yang menakjubkan para ahli, yaitu bahwa bekam ternyata hanya mengambil bagian darah kotor saja (sel darah merah yang abnormal, sampah kreatin, dan lainnya), sedangkan darah bersih, sel darah putih dan zat-zat penting lainnya tidak terusik. Beberapa penyakit yang sudah berhasil diatasi dengan bekam antara lain masalah: kolesterol tidak sehat, asam urat, diabetes, jantung, darah tinggi, stroke, kelumpuhan, syaraf, autis, narkoba, dll.
Sebelum berbekam, diharuskan untuk tidak makan dahulu (sekurang-kurangnya 4 jam, sebaik-baiknya 8 jam), tidak berhubungan suami istri dahulu setidaknya 24 jam sebelumnya, bagi perempuan tidak sedang haid atau hamil, tidak sedang pilek, beberapa hari sebelumnya sudah merutinkan minum madu dan jintan hitam serta mengawalinya dengan doa dan Basmallah. Sedangkan selama proses berbekam disarankan banyak membaca Ayat Kursi (QS 2:255). Rasulullah SAW juga menyampaikan agar kita tidak berbekam pada tanggal 13, 14, 15 setiap bulan hijriah atau pada hari Rabu dan Sabtu. Sedangkan waktu terbaik berbekam adalah setiap tanggal 17, 19, 21 setiap bulan hijriah.
Selain itu juga ditunjang dengan kedisiplinan yang tinggi terutama menyangkut adab dan kebersihan (steril) serta pengalaman bertahun-tahun mengamalkan bekam, termasuk di negri jiran, Malaysia. Hasil terapi bekam akan lebih efektif dengan juga menggunakan suplemen herbal alami, terutama yang juga direkomendasikan Rasulullah yaitu Jintan Hitam, Zaitun dan Madu (masing-masing insyaAllah dengan kualitas terbaik.
___________________________________________________________
Bekam atau hijamah berarti torehan darah. Dan dalam masyarakat Melayu, bekam lebih dikenal sebagai pembuangan darah. Dalam masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jawa lebih mengenalnya dengan nama ngekop (berasal dari bahasa Inggris = cupping).
Dalam ilmu kedokteran Islam, bekam tidak boleh sembarang dilakukan. Bekam hanya boleh dilakukan pada pembekuan / penyumbatan dalam pembuluh darah, karena fungsi bekam yang sesungguhnya adalah untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh.
Bekam merupakan pengobatan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah bersabda : “Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal; dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas.” (Hadist Bukhori).
Madu menjadi dasar dari obat-obatan herba, bekam menjadi dasar kepada pembedahan, sedangkan besi panas (api) menjadi dasar kepada pengobatan melalui laser.
Hadist yang diriwayatkan oleh Tarmidzi menyatakan, bahwa Rasul SAW mengarahkan pengikut-pengikutnya menggunakan bekam sebagai kaedah pengobatan penyakit. Beliau memuji orang yang berbekam, “Dia membuang darah yang kotor, meringankan tubuh serta menajamkan penglihatan.”
Dalam kaitan untuk membersihkan diri ini, Allah mengkhususkan satu bulan dalam satu tahun untuk berpuasa (di bulan Ramadhan) sebagai salah satu jalan untuk menyucikan rohani. Dan berbekam merupakan salah satu cara untuk menyucikan atau membersihkan jasmani.
Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.
dikutip dari : pijat bagus.wordpress.com

Terapi Pijat untuk Anak

Beragam cara telah dilakukan untuk memelihara kesehatan manusia, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak. Salah satu pengobatan tradisional yang terus berkembang hingga kini yaitu terapi pijat, yang terbukti cukup efektif, efisien, ekonomis, dan aman.
Ketersediaan
darah di dalam tubuh harus seimbang dengan ketersediaan oksigen. Bila organ tubuh kekurangan suplai darah, berarti organ tersebut juga kekurangan oksigen, padahal tubuh memerlukan keduanya untuk menunjang kelangsungan kerja seluruh organ tubuh. Pada kondisi tertentu, aliran darah pada tubuh dapat mengalami gangguan sehingga memicu timbulnya penyakit, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
Masalah kesehatan cenderung lebih sering terjadi pada anak-anak?akibat kondisinya yang rentan terhadap gangguan perkembangan dan kesehatannya. Pertahanan tubuh yang dimiliki oleh anak-anak adalah?lebih lemah jika dibandingkan orang dewasa. Untuk itu, dibutuhkan suatu jenis terapi yang tepat. Salah satunya adalah terapi pijat.
Terapi pijat telah menjadi bagian dari pediatri, yang memiliki efektivitas tinggi bila dilihat dari aspek fisiologis, klinis, dan biokimia. Terapi pijat memiliki mekanisme kerja yang sangat sederhana yaitu memperbaiki sirkulasi darah sehingga bermanfaat memperlancar distribusi oksigen dan
nutrisi. Hal tersebut secara tidak langsung memberikan efek terhadap kerja saraf tubuh dan relaksasi sehingga tubuh tidak hanya dapat melakukan perbaikan kerja secara otomatis, tapi juga dapat melakukan perawatan secara menyeluruh. Terapi pijat menghasilkan tekanan pada area tubuh tertentu yang kemudian menghasilkan stimulasi ke sistem saraf secara refleks sehingga berdampak pada optimalisasi kerja organ tubuh.
Mekanisme kerja terapi pijat yang bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah yaitu dengan memperbaharui kelenjar-kelenjar, sel-sel, dan sebagainya. Bila aliran darah tidak lancar, maka kelenjar dan sel-sel akan mati karena kekurangan
nutrisi. Sebaliknya, aliran darah yang lancar dapat meremajakan kelenjar dan sel-sel tubuh. Saat dilakukan pijatan pada suatu area tubuh, aliran darah akan terhenti sementara, namun setelah pijatan dilepaskan, tekanan aliran darah akan meningkat yang ditandai dengan timbulnya warna semu merah pada kulit. Secara bertahap, endapan-endapan yang ada di beberapa jaringan akan terdorong bersama dengan aliran darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar, termasuk distribusi nutrisi dan oksigen.

Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.
Dikutip dari : info-sehat.com

Pijat Refleksi Memacu Organ

RamuRacik – Pijat refleksi termasuk suatu terapi alternatif berupa pemijatan daerah atau titik refleks pada telapak kaki atau tangan. Namun, umumnya pemijatan dilakukan pada telapak kaki. Alasannya, telapak kaki lebih peka dibandingkan dengan tangan karena tangan lebih sering beraktivitas sehingga berkurang kepekaannya.
Di samping itu, telapak kaki lebih luas, dan jarak antartitik pemijatan lebih jauh. Di tangan titik-titik pemijatan terlalu saling berdekatan, sehingga bagi orang awam lebih sulit dipelajari.
Menurut teori refleksiologi, titik-titik refleks di telapak kaki berhubungan dengan seluruh organ tubuh, mulai dari kantung kencing, usus, lambung, hati, ginjal, limpa, pankreas, sampai jantung. Bagian atau titik yang jumlahnya tak kurang dari 70 ini tersusun membentuk suatu peta tubuh di kaki. Kaki kanan berhubungan dengan tubuh bagian kanan, dan kaki kiri dengan tubuh bagian kiri.
Dengan peta itu, pemijatan yang berhubungan dengan suatu organ tubuh bisa dilakukan melalui kaki. Bukan cuma gejalanya yang dihilangkan, melainkan juga penyebab gejala itu. Karena pemijatan melalui titik refleks di telapak kaki inilah, terapi pijat disebut pijat refleksi.
Pijat refleksi telah dikenal sejak beberapa ratus tahun lalu dan dipraktikkan oleh orang-orang Cina dan Mesir. Pada tahun 1920-an William Fitzgerald, dokter THT di Connecticut, AS, menemukan pijat ini dan memperkenalkan kepada dunia kedokteran. Ilmu itu lalu dipopulerkan oleh dr. Starr White di Los Angeles. Sementara, kita di tanah air mulai mengetahuinya berkat Hedi Masafret lewat bukunya Good Health for The Future.
Penyebaran yang mendunia tersebut tentu tak lepas dari manfaat yang bisa diberikan pijat refleksi. Dengan pijat ini, stres, nyeri, dan ketegangan bisa diusir. Kekuatan dan kelenturan pikiran, tubuh, dan emosi bisa ditingkatkan. Tidur bisa lebih berkualitas. Restrukturisasi tulang, otot, dan organ dapat dibantu. Cedera baru dan lama bisa disembuhkan. Konsentrasi dan ingatan dapat ditingkatkan. Bahkan, rasa percaya diri dan harmoni bisa disegarkan.
Ada dua metodeMetode pijat yang berkembang di tanah air berasal dari dua sumber. Metode pertama dari Taiwan, yakni memijat daerah refleks memakai jari tangan. Caranya, dengan menekan buku jari telunjuk yang ditekuk pada zona refleksi. Metode kedua diperkenalkan oleh Benjamin Gramm dengan mempergunakan alat bantu berupa stik kecil untuk menekan zona refleksi.
Bagi para terapis yang memijat dengan jari tangan, saat memijat akan terasa ada semacam butiran-butiran pasir bila pada organ yang dipijat terdapat kelainan. Sayangnya, tidak terungkap “pasir” itu berasal dari mana. Kalau “pasir” itu sudah tidak terasa kala dipijat, berarti sudah baik. Tentu saja, perbedaan rasa ini tidak dirasakan bila terapis menggunakan alat bantu dalam memijat. Arah pemijatan tidak boleh sembarangan, harus mengarah ke atas menuju jantung, mengikuti arah aliran darah.
Kedua metode di atas, dengan ujung jari atau alat bantu, telah berkembang di Eropa dan Amerika. Keduanya sama-sama bermanfaat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit. Dengan pijat ini, organ tubuh selalu dibuat siaga atau daya tahannya selalu dalam keadaan prima. Caranya? Kita harus rutin menjalani pijat refleksi supaya organ dan daya tahan siap terus. Jadi, dengan dipijat, organ dirangsang dan dipacu terus. [FYT]

Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Dikutip dari : ramuracik.com

Pijat MAYA (Usaha memperoleh keturunan)

Berbagai upaya untuk hamil sudah Anda lakukan. Tapi hasilnya nihil?
Anda tak perlu resah, masih banyak upaya yang bisa ditempuh. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknik pijatan yang disebut The Arvigo Techniques of Maya Abdominal Massage (ATMAM). Teknik pijatan yang pernah populer di Amerika ini memusatkan pijatan lembut dan perlahan di sekitar perut.

Tujuan pijatan ini adalah untuk menyeimbangkan posisi uterus dan organ-organ lain di dalam rongga perut. Juga mengoreksi kesalahan tulang, sehingga aliran darah dan kerja impuls saraf menjadi lancar.
Bisa dilakukan sendiri di rumah
Tak harus dengan bantuan terapis, pijatan sederhana ini bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Asalkan dilakukan dengan cara sangat hati-hati dan perlahan.


  1. Pastikan Anda berkemih sebelum melakukan persiapan pijat ini.
    Kenakan pakaian yang longgar, agar Anda leluasa bergerak
  2. Berbaring dan letakkan bantal di bawah lutut. Cobalah untuk relaks, tarik napas dalam selama beberapa menit.
  3. Posisikan jari-jari tangan seperti menggenggam. Kemudian letakkan kedua tangan di tulang pinggang dalam posisi relaks.
  4. Kemudian tekan pelan kedua genggaman tangan, tekan sambil gesekkan tangan Anda ke tulang pinggang menuju pusar. Saat menekan perut, hembuskan napas Anda secara perlahan.
  5. Jika Anda merasa tidak nyaman atau gesekkan terasa sedikit sakit, maka Anda tidak perlu menggesek tangan Anda sampai pusar. Kembali tarik napas dalam dan pelan, lalu hembuskan napas saat Anda menekan perut. Lakukan gerakan ini selama dua menit. Jika terasa nyeri cobalah untuk mengurangi tekanan.

Dikutip dari : Conectique.com

Latar Belakang kita Membuka Pengobatan Bekam di Ponorogo

  1. Pengobatan harus didasarkan kepada aqidah Islam yang lurus, bahwa Allah yang menguasai alam ini, Dia pula yang memberikan kesembuhan atau menahannya;
  2. Allahlah yang menurunkan penyakit, sebagaimana Dia pula yang menurunkan kesembuhan dan obat;
  3. Untuk menyelematkan umat dari pengobatan syirik, khurofat, tahayul, bodoh dan penipuan khususnya di Kabupaten Ponorogo;
  4. Pengobatan cara barat mahal dan kadang-kadang tidak terjangkau masyarakat;
  5. Berobat adalah sunnah (kebiasaan) para nabi.


Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. A. Yani gg.2 Perumahan PAkunden Asri No.5 Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.
Kita membuka praktek banyak pasien datang dari se-eks karisidenan madiun: Madiun, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Teanggalek, Pacitan, dan kota - kota lainnya.

Keyword: praktek bekam madiun, Terapi bekam madiun, bekam madiun, bekam magetan, bekam ngawi, bekam tranggalek, bekam pacitan, pijat ponorogo, pijat madiun, pijat magetan, pijat ngawi, pijat tranggalek, pijat pacitan, akupuntur magetan, akupuntur madiun, akupuntur tranggalek, akupuntur pacitan, akupuntur ngawi,herbal magetan, herbal madiun, herbal ngawi, herbal trenggalek, herbal pacitan, herbal, herbal botolan, herbal kapsul, herbal bubuk, herbal langsing,herbal penyakit, herbal penyakit,

Nanggroe Aceh Darussalam / NAD (Daerah Istimewa),
Sumatera Utara / Sumut, Sumatera Barat / Sumbar, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau / Kepri, Jambi, Sumatera Selatan / Sumsel, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung / Babel,

DKI Jakarta / Daerah Khusus Ibukota Jakarta,

Jawa Barat / Jabar,

Banten,

Jawa Tengah / Jateng,

DI Yogyakarta / Daerah Istimewa Yogyakarta,

Jawa Timur / Jatim,

Kalimantan Barat / Kalbar,

Kalimantan Tengah / Kalteng,

Kalimantan Selatan / Kalsel,

Kalimantan Timur / Kaltim,

Nusa Tenggara,

Bali,

Nusa Tenggara Barat,

Nusa Tenggara Timur,

Sulawesi Barat / Sulbar,

Sulawesi Utara / Sulut,

Sulawesi Tengah / Sulteng,

Sulawesi Selatan / Sulsel,

Sulawesi Tenggara / Sultra,

Gorontalo,

Maluku,

Maluku Utara,

Papua Barat,

Papua, Surabaya, semarang, kendal, sragen, boyolali, wonogiri, purwakarta, lamongan, gresik, tuban, banyuwangi, sidoarjo, pasuruan, malang, madura,blitar, probolinggo, lumajang, jember, situbondo, bojonegoro, surakarta, jogjakarta, solo, purwokerto, brebes, salatiga, klaten, magelang, temanggung, pekalongan, garut, bandung, bogor, cirebon, bekasi, depok, serpong, tangerang, cengkareng, sukabumi, puncak, sarangan, ngebel, balong, bungkal, jetis, slahung, siman, tonatan, sumoroto, sampung, badegan, jambon, pulung, sawoo, sokoo, babadan, palembang, medan, riau, mojokerto, nganjuk, saradan, denpasar, mataram, martapura, balikpapan, samarinda, dayak, bontang, sambit, makasar, palu, tarakan, tulung agung, dll.
terapi bekam di ponorogo,terapi bekam di ponorogo,terapi bekam ponorogo, 
praktek bekam di ponorogo, alamat bekam di ponorogo,alamat bekam di ponorogo,klinik bekam di ponorogo



Kamis, 14 Februari 2008

Beberapa hal dlm ber-BEKAM

  1. Pastikan bahwa gelas bekam sudah steril dan higinis sehingga aman untuk bekam (terutama bekam basah).
  2. Untuk pasien yang belum pernah dibekam sebelumnya, pilihlah gelas bekam dari yang terkecil lalu ke yang besar supaya tidak terlalu sakit.
  3. Posisi bekam dapat dilakukan dengan duduk atau berbaring menelungkup. Posisi duduk lebih baik untuk peredaran darah, namun bagi pasien yang lemah dianjurkan dengan posisi berbaring.
  4. Untuk pasien yang baru dibekam, sering-seringlah menanyai bagaimana keadaannya, apakah merasa mulas, pusing, mual atau adanya tanda-tanda akan pingsan lainnya. Segera hentikan bekam apabila pasien mengeluh kesakitan.
  5. Setelah bekam dihadapkan beristirahat yang cukup. Sebagian pasien segera merasa segar badannya setelah berbekam pada bagian punggung dan lutut, sehingga ia tidak mau beristirahat sebagaimana mestinya, hal ini dapat menyebabkan kembalinya penyakit.
    Sebagian orang merasakan suhu badannya naik setelah 1-2 hari setelah berbekam, hal ini adalah normal dan akan segera hilang.
  6. Pasien yang menderita sakit menular atau infeksius agar diberikan perhatian khusus. Bagi penderita penyakit infeksius, diharap gelas bekamnya adalah tersendiri (single use) dan juru bekam dianjurkan menggunakan pelindung tubuh seperti sarung tangan karet (gloves), masker dan semisalnya.
  7. Pasien yang menderita tekanan darah rendah harus diperlakukan ekstra dan hati-hati. Tingkat kesadarannya selalu dimonitor agar tidak pingsan. Dihindarkan membekam pada areal punggung bawah yang sejajar dengan pusar ke bawah, karena hal ini bisa menurunkan tekanan darah dengan cepat.
  8. Permukaan kulit yang timbul blister kecil, bercak-bercak, noda darah dan darah stasis adalah reaksi normal setelah bekam. Apabila blister yang timbul banyak dan besar-besar (seperti luka bakar), maka dapat dipecah dengan cara menusukkan jarum steril kering hingga keluar cairannya (cairan limfoid) lalu didesinfeksi dengan desinfektans. Lebih dianjurkan apabila bekas bekam yang berblister ini dipijat lembut dengan minyak zaitun atau jinten hitam.
  9. Pasien yang mengalami mental stres, ketakutan, mual dan gejala mental lainnya, dihentikan pembekaman dan pasien disuruh berbaring relaks, tenang dan diberi minum dengan minuman manis (lebih baik madu) kemudian dimotivasi dan disugesti untuk menghilangkan atau meminimalisir gangguan mentalnya.

Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Larangan ber-BEKAM

  1. Tidak dianjurkan melakukan bekam basah pada penderita diabetes kecuali juru bekam yang ahli dan berpengalaman.
    Jangan membekam orang yang fisiknya sangat lemah atau orang yang kelelahan (overfatigue).
  2. Jangan membekam orang yang menderita penyakit kulit merata atau menderita alergi kulit yang parah seperti ulserasi dan edema.
    Jangan membekam orang yang sudah jompo yang lemah fisiknya dan anak-anak yang tubuhnya lemah atau di bawah 3 tahun
  3. Penderita leukimia (kanker darah) tidak dianjurkan untuk dibekam basah.
    Penderita hepatitis yang parah, TBC aktif, hemofilia, malignant anemia, trombositopenia dan penyakit lainnya yang parah tidak dianjurkan dibekam kecuali kepada juru bekam yang ahli dan berpengalaman.
  4. Jangan memberkam pada kondisi : perut kekenyangan, kehausan, kelaparan, kelelahan, setelah beraktivitas berat, tubuh lemah dan tubuh demam (kedinginan).
  5. Jangan membekam wanita hamil pada usia kehamilan 3 bulan pertama (trimester awal).
  6. Jangan membekam langsung pada daerah yang luka, urat sendi robek, patah tulang, varises, tumor.
  7. Jangan membekam wanita yang sedang haidh dan nifas.
  8. Jangan memberkam daerah perut terlalu keras
  9. Jangan membekam pasien yang mengkonsumsi obat pelancar dan pengencer darah semisal mengkudu, omega 3, dls.
  10. Jangan melakukan bekam langsung setelah makan, pembekaman dapat dilakukan minimal dua jam setelah makan. Setelah bekam juga jangan langsung makan, melainkan hanya minum yang manis-manis semisal madu atau selainnya
  11. Tidak dianjurkan melakukan pembekaman kepada orang yang menderita klep jantung, kecuali di bawah pengawasan dokter atau ahli bekam yang berpengalaman.
  12. Jangan melakukan bekam langsung setelah mandi, terutama setelah mandi dengan air dingin. Tidak dianjurkan langsung mandi setelah bekam, melainkan setelah 2 jam. Dianjurkan mandi dengan air hangat.
  13. Jangan membekam basah orang yang baru memberikan donor darah atau orang yang baru kecelakaan sehingga darahnya berkurang.
  14. Jangan membekam pasien diabetes (gula darah di atas 280) kecuali oleh orang yang ahli.
    Jangan membekam di area terbuka atau tempat yang dingin. Lebih baik melakukan bekam di ruang yang hangat atau bersuhu normal ruangan.
  15. Dilarang membekam area berikut :
    a. Lubang alamiah tubuh : mata, hidung, telinga, mulut, kemaluan, anus, puting susu.
    b. Daerah sistem nodus limfa yang berfungsi sebagai penghasil antibodi, yaitu di submaksilari, korvikal, sudmalaonkular, aksilari, bagian detak jantung, nodus inguinalglimfa (lihat buku panduan biru hal. 13).
    c. Daerah yang dekat dengan pembuluh besar (big vessels).

Macam Bekam

1. Bekam Basah (Wet Cupping)
Yaitu metode pengeluaran darah kotor (blood letting) dengan cara disayat dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril pada bagian yang dibekam.
Cara Melakukan Bekam Basah :
Pilih titik bekam berdasarkan kondisi pasien.
1. Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
2. Bersihkan bagian kulit yang akan dibekam dengan desinfektans/alkohol.
3. Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.
4. Biarkan selama 3-5 menit.
5. Lepas gelas bekam dan sayat bagian bekas bekam dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril.
6. Bekam lagi posisi yang disayat tadi.
7. Tunggu selama lebih kurang 3 menit sampai darah keluar dan menumpuk pada gelas bekam.
8. Lepas gelas bekam dan buang darah kotor yang keluar, bersihkan kembali gelas bekam dan desinfeksi.
9. Bekam lagi sebanyak 3-5 kali, atau sampai keluar cairan putih dari kulit.
10. Oles bekas sayatan dan bekam dengan minyak habbatus sauda’ (jinten hitam).
11. Lakukan setiap bulan atau setiap 2 minggu bagi yang penyakitnya parah.


1. Bekam Kering (Dry Cupping)
Yaitu metode bekam yang tidak mengeluarkan darah dari tubuh.

Cara Melakukan Bekam Kering :
1. Pilih titik bekam berdasarkan kondisi pasien.
2. Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
3. Pijat bagian yang akan dibekam dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit.
4. Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.
5. Biarkan selama 10 menit (bagi pria), 7 menit (bagi wanita) atau 3 menit (bagi anak-anak).
6. Lepas gelas bekam dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit untuk menghilangkan bercak-bercak hitam atau blister.
7. Lakukan selama 7 hari bagi orang dewasa dan 5 hari bagi anak-anak, kemudian diselingi masa interval selama 3 hari, lalu dilanjutkan lagi pembekaman.

1. Bekam Seluncur (Sliding Cupping)
Yaitu metode bekam yang mana gelas bekam diseluncurkan di atas permukaan kulit yang rata (tidak tebal ototnya). Metode ini serupa dengan Guasha (cina), scrapping (inggris) atau kerokan (jawa), namun lebih aman karena tidak merusak pori-pori sebagaimana kerokan.

Cara Melakukan Bekam Seluncur :
1. Pilih titik bekam sebagai awalan seluncur, biasanya bagian atas pundak.
2. Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
3. Pijat bagian yang akan dibekam dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit. Oleskan minyak agak banyak sebagai pelumas
4. Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan kemudian gerakkan/seluncurkan perlahan-lahan sampai tampak bruise (memar) kemerahan.
5. Lepas gelas bekam dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit.

1. Bekam Cepat (Flash Cupping) atau Bekam Tarik
Yaitu metode bekam dengan cara tarik lepas – tarik lepas secara cepat pada bagian kulit yang sukar dibekam, atau apabila dibekam gelas cenderung jatuh. Area ini biasanya di sekitar wajah dan dahi.

Cara Melakukan Bekam Cepat :
1. Pilih titik bekam pada dahi atau bagian yang nyeri.
2. Pilih gelas bekam (cup) yang proporsional dengan lebar dahi (tidak terlalu besar).
3. Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki secukupnya kemudian lepas.
4. Lakukan hal ini secara berulang-ulang sampai kulit berwarna kemerahan.






Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo

Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Bekam menurut Pandangan Medis


Menurut kedokteran tradisional, bahwa dibawah kulit, otot maupun fascia terdapat suatu poin atau titik yang mempunyai sifat istimewa yaitu saling berhubungan membujur dan melintang membentuk jarring-jaring atau jala (meridian atau habl). Dengan adanya jala ini, maka terdapat hubungan tubuh bagian sebelah atas, bawah, dalam, luar, bagian kiri dan kanan, antara organ tubuh dengan jaringan bawah kulit, antara organ yang satu dengan yang lain, kaki dengan tangan, antara organ padat dengan organ berongga, dsb, sehingga membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan dan dapat bereaksi secara serentak.
Teori ini dapat menjelaskan bahwa seorang yang sakit mata tidak perlu dibekam pada matanya, namun dapat dibekam didaerah kepala atau sekitar tekuknya.
Dunia kedokteran modern telah membuktikan pengobatan tersebut setelah dilakukan penelitian yang ternyata poin istemewa itu merupakan “motor point” pada perlekatan neuromuscular (neuromuscular attachments) yang mengandung banyak mitokondria, kaya pembuluh darah, mengandung tinggi mioglobin, sebagian besar selnya menggunakan metabolisme oksidatif, dan lebih banyak mengandung cell mast, kelenjar limfe, kapiler,venula, bundle dan pleksus saraf serta ujung saraf akhir, dibanding dengan daerah yang bukan poin istemewa.
Mereka membutktikan bahwa apabila dilakukan pembekaman pada satu poin, maka dikulit (kutis), jaringan bawah kulit (sub kutis), fascia dan ototnya akan terjadi kerusakan dari mast cell dan lain-lain. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa zat seperti serotin, histamine, bradikinin, slow reacting substance (SRS), serta zat-zat lain yang belum diketaui. Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi ditempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadi perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil. Yang terpenting adalah dilepaskannya corticotrophin releasing factor (CRF), serta releasing factors lainnya oleh adenohipofise. CRF selanjutnya akan menyebabkan terbentuknya ACTH, corticotrophin dan corticosteroid. Corticosteroid ini mempunyai efek menyembuhkan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel.
Sedangkan golongan histamine yang ditimbulkannya mempunyai manfaat dalam proses reparasi (perbaikan) sel dan jaringan yang rusak, serta memacu pembentukan reticulo endothelial cell, yang akan meninggikan daya resistensi (daya tahan) dan immunitas (kekebalan) tubuh. Sistem imun ini terjadi melalui pembentukan interleukin dari cell karena factor neural, peningkatan jumlah sel T karena peningkatan set-enkephalin, enkephalin dan endorphin yang merupakan mediator antara susunan saraf pusat dan system imun, substansi P yang mempunyai fungsi parasimpatis dan sistem imun, serta peranan kelenjar pituitary dan hypothalamus anterior yang memproduksi CRF.
Penelitian lainnya menunjukkan bahwa pembekaman dikulit akan menstimulasi kuat syarat permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spino thalamicus kearah thalamus yang akan menghasilkan endorphin. Sedangkan sebagian rangsangan lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbulkan reflek intubasi nyeri. Efek lainnya adalah dilatasi pembuluh darah kulit, dan peningkatan kerja jantung.
Pada system endokrin terjadi pengaruh pada sistem sentral melalui hypothalamus dan pituitari sehingga menghasilkan ACTH, TSH, FSH-LH, ADM. Sedangkan melalui system perifer langsung berefek pada organ untuk menghasilkan hormon-hormon insulin, thyroxin, adrenalin, corticotrophin, estrogen, progesteron, testosteron. Hormon-hormon inilah yang bekerja ditempat jauh dari yang dibekam.
Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah dalam Thibbun Nabawi, bahwa pengobatan bekam harus dilakukan secara bersamaan dan terpadu dengan pemakaian bahan-bahan alami seperti madu, habbatus sauda’, istmid, kam’ah dan lainnya, disertai dengan dzikir maupun do’a disetia waktu dan setiap melakukan aktivitas, diikuti dengan do’a ruqyah syar’iyyah, serta mengamalkan ajaran Islam secara nyata.
Allohu a’lam bishshowaab.
Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Warna Kulit Bekam


REAKSI PIGMEN SETELAH BERBEKAM
Diagnosa bekam/cupping dapat dilihat dari warna pigmen kulit setelah pembekaman. Di dalam buku “Canon of Internal Medicine” dikatakan, “Kondisi organ internal (organ dalam) dapat diketahui dengan cara mengobservasi (mengamati) gejala-gejala eksternal dan tanda-tanda fisik, sehingga penyakitnya dapat didiagnosa.”
Reaksi pigmen pada kulit bekas bekam adalah sebagai berikut :
1. Bekas bekam yang muncul berwarna ungu kegelapan atau hitam, pada umumnya hal ini mengindikasikan kondisi defisiensi (kekurangan) pasokan/suplai darah dan channel/saluran (pembuluh) darah yang tidak lancar yang disertai dengan keberadaan darah statis (darah beku).
2. Bekas bekam yang muncul berwarna ungu disertai plaque (bercak-bercak), pada umumnya hal ini menandakan terjadinya gangguan/ kelainan gumpalan darah yang berwarna keunguan dan adanya darah statis (darah beku).
3. Bekas bekam yang muncul berbentuk bintik-bintik ungu yang tersebar dengan tingkatan warna yang berbeda (ada yang tua dan ada yang ungu muda). Hal ini menandakan kelainan “Qi” dan darah statis.
4. Bekas bekam yang muncul berwarna merah cerah, biasanya hal ini menunjukkan terjadinya defisiensi “Yin”, defisiensi “Qi” dan darah atau rasa panas yang dahsyat yang diinduksi oleh defisiensi “Yin”.
5. Bekas bekam yang muncul berwerna merah gelap, hal ini mengindikasikan kondisi lemak di dalam darah yang tinggi disertai dengan adanya panas patogen.
6. Bekas bekam yang muncul berwarna agak pucat/putih dan tidak hangat ketika disentuh, hal ini mengindikasikan terjadinya defisiensi cold (dingin) dan adanya gas patogen.
7. Adanya garis-garis pecah/ruam pada permukaan bekas bekam dan rasa sedikit gatal, hal ini mengindikasikan kondisi adanya wind (lembab) patogen dan gangguan gas patogen.
8. Munculnya uap air pada dinding bagian dalam gelas bekam, menandakan kondisi adanya gas-gas patogen pada daerah tersebut.
9. Adanya blister (lepuhan/lecat) pada bekas bekam, menggambarkan kondisi gangguan gas yang parah pada tubuh. Adanya darah tipis pada blister merupakan reaksi gas panas toksin.

Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Anjuran Bekam


Bekam itu sebaik-baiknya pengobatan :
Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam besabda :
الشِّفَاءُ فِيْ ثَلاَثَةٍ: شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَإِنِّيْ أَنْهَى أُمَّتِيْ عَنْ الْكَيِّ
“Kesembuhan itu berada pada tiga hal, yaitu minum madu, sayatan pisau bekam dan sundutan dengan api (kay). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengan kay.” (HR Bukhari)
Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam bersabda :
إِنَّ أَمْثَلَ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ وَالْفَصْدُ
“Sesungguhnya metode pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah hijamah (bekam) dan fashdu (venesection).” (HR Bukhari – Muslim)

Dari Hummad Ath Thawil ra. Dan Anas bin Malik ra Nabi SAW bersabda : “ Sesungguhnya sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah berbekam”. (HR Turmidzi).
Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Rabu, 13 Februari 2008

Titik Bekam


1. Di bagian atas kepala (ummu mughits), caranya dengan mencukur rambut pada bagian yang akan dibekam. Bekam di kepala sangat efektif untuk terapi penakit migrain, vertigo, sakit kepala menahun, darah tinggi, stroke, suka mengantuk, sakit gigi, sakit mata, melancarkan peredaran darah, perbaikan sistem kekebalan tubuh, dan lain-lain.
2. Di sekitar urat leher (al akhda'iin), titik ini untuk mengobati penyakit seperti: sakit kepala, wajah, kedua telinga, mata, polip (hidung) dan tenggorokan, gigi seri lidah, kanker darah, melancarkan peredaran darah.
3. Di bawah kepala (An Naqrah), sekitar empat jari di bawah (tulang tengkorak paling bawah), bermanfaat menyembuhkan radang mata (pada anak-anak), tumor pada telinga, berat kepala, bintik-bintik di wajah, jerawat.
4. Daerah antara dua pundak (al kaahil), merupakan titik paling sentral untuk mengatasi berbagai macam penyakit.
5. Daerah sekitar pundak kiri dan kanan (Naa 'is), yaitu daging lembut di pundak yang tegang ketika merasa takut. Bekam pada titik ini dapat bermanfaaat untuk menetralisir keracunan dan penyakit liver.
6. Daerah punggung (di bawah tulang belikat), bekam di daerah ini banyak memiliki keistimewaan dan kahsiatnya.
7. Daerah punggung bagian bawah dan tulang ekor untuk penyakit pegal/nyeri di pinggang dan wasir.
8. Pangkal telapak kaki (iltiwa' - di bawah mata kaki) untuk penyakit nyeri di kaki, asam urat, kaku, dan pegal-pegal.
9. Di tempat-tempat yang dirasakan sakit.
Lebih detail, diterangkan sebagai berikut:
1. AL AKHDA'AIN : a) Terletak di sekitar otot-otot (urat leher) kanan dan kiri, di sekitar vena jugularis interna dan di sekitar ototsternocleidomastoideus. b) Merupakan pusat kegiatan dan penjalaran dari usus kecil dan besar. c) Berperan dalam pengobatan gondok, afonia, kaku kuduk/leher, nyeri tenggorokan, flu, pipi bengkak, tinnitus, mencegah sakit kepala, sakit wajah, sakit gigi, sakit telinga, hidung, sakit kerongkongan .
2. ILTIWA' a) Terletak di bawah mata kaki bagian dalam (malleolus medialis), antara malleolus medialis dengan tulang tumit (calcaneus) b) Merupakan pusat penjalaran organ ginjal c) Berperan dalam pengobatan tinnitus, hemoptisis, gangguan haid, insomnia, ejakulasi dini, asam urat, ginjal, bronkietasis, nyeri punggung, gangguan kencing dll.
3. AL KAHIL a) Terletak di sekitar tonjolan tulang leher belakang (processus spinosus vertebrae VII), antara bahu (acromion) kanan dan kiri, setinggi pundak. b) Merupakan titik pertemuan dan penjalaran organ kandung empedu, lambung, usus halus, usus besar, kandung kemih dan tripemanas. c) Berperan dalam pengobatan nyeri leher, demam, epilepsi, batuk, flu, asma, kaku punggung dll. d) Anas bin Malik berkata: " Rasulullah SAW. pernah dibekam di al akhda'ain dan al kahil" (HR. At Tirmidzi, Abu Dawud, Hakim dan Ahmad).
4. HAMMAH ('Alaa Ro'sun) a) Merupakan titik paling atas kepala, terletak di tulang ubun-ubun (osparetale) bagian depan, yaitu terletak di titik pertemuan antara batas rambut bagian belakang dengan batas rambut bagian depan. b) Berperan dalam pengobatan sakit kepala, pusing, vertigo, mania, gangguan pengkihatan, menghilangkan pengaruh sihir, stroke dll.
5. YAFUKH a) Terletak di titik pertemuan tulang tengkorak depan dan belakang, yaitu antara tulang ubun-ubun (os parietale) dan tulang dahi (os frontale). b) Pada anak-anak, saat pembekaman tidak boleh dikeluarkan darahnya, karena umumnya pertemuan antara kedua tulang tersebut belum menutup sempurna. c) Berperan dalam pengobatan epilepsi, pusing, sakit kepala, gangguan penglihatan, rinorhea, kejang dll.
6. AL KATIFAIN Kedua bahu. Berfaidah untuk mengobati penyakit di pundak dan penyakit leher. (Nabi SAW melakukan bekam pada kedua bahu saat diberi makanan lengan daging kambing yang dibubuhu racun oleh yorang Yahudi.
7. 'ALA WARIK Berguna untuk sakit pegal-pegal, lower back pain (Dari Jabir RA, bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam pada pinggulnya karena penyakit pegal-pegal/capek yang dideritanya (HR. An-Nasai, Ibnu Majah).
8. QAMAHDUAH a) Terletak di tulang kepala belakang di sekitar tonjolan tulang b) Bagian dimana kalu sesorang tidur terlentang maka qamahduah adalah bagian kepala yang menempel di tanah. c) Berperan dalam pengobatan sakit kepala belakang, pening, tuli, kaku lidah, schizophrenia, epilepsi, leher kaku, pusing, vertigo dll.
9. PELIPIS DAN DAGU Berguna untuk mengobati pusing/pening pada kepala, mengobati sakit gigi dan sakit pada bagian wajah, mengobati sakit kerongkongan/batuk. (Dari Ibnu Abbas berkata, Rasulullah SAW pernah melakukan bekam sebanyak 3 kali pada kedua pelipisnya.
10. BAGIAN PUNGGUNG KAKI Berguna untuk menghilangkan kutil atau borok yang tumbuh di kedua paha, betis, serta tulang kering. Menghentikan keluarnya darh haidh dan gatal-gatal pada buah testis (kantung kemaluan laki-laki) dan asam urat.
11. DI BAWAH DADA DI ATAS PERUT Berguna untuk menyembuhkan bisul-bisul, kurap/kudis dan panu yang ada di paha, menyembuhkan kaki yang sering nyeri, mengobati wasir, mengobati penyakit kaki bengkak (elephantiasis), menghilangkan gatal-gatal pada bagian punggung.
12. 'ALA DZOHRIL QODAMI Terletak di bagian kaki belakang di bawah lekukan lutut. Berguna untuk menghilangkan keletihan pada bagian kaki.
13. UMU MUGITS a) Terletak di tulang tengkorak di bagian atas agak ke belakang. Tepatnya di tulang ubun-ubun, di 2/3 bagian depan. b) Apabila kepala dan batas rambut bagian belakang ke batas rambut bagian depan dibagi menjadi 12 bagian, maka umu mugits terletak di 7 bagian dari garis batas rambut bagian belakang dan 5 bagian dari garis batas rambut bagian depan. c) Hati-hati saat pembekaman kepala, sebab dekat dengan pusat sensorik dan motorik, yang menyebabkan kelumpuhan organ-organ dan alat-alat tubuh.
TITIK-TITIK TERLARANG UNTUK DIBEKAM
Pada dasarnya bekam dapat dilakukan di tempat mana saja, namun harus diingat ada bagian-bagian tubuh yang apabila dibekam menimbulkan efek negatif. Oleh karena itu harus diperhatikan tempat-tempat bahaya tersebut. Titik bekam yang harus dihindari adalah area tubuh yang banyak simpul limpa (lymphatic system), lubang-lubang pada anggota tubuh, area tubuh yang berdekatan dengan pembuluh besar, lokasi palpitasi, dan bagian tubuh yang ada varises, tumor, retak tulang, jaringan luka, dan sebagainya. Sistem limpa merupakan sistem penyingkiran sisa-sisa buangan metabolisme, bakteri jahat, sisa sel tubuh, dan bahan-bahan tidak terpakai lainnya dari jaringan dalam tubuh ke dalam nodus limpa dimana dimusnahkan oleh sel-sel immunity, seperti sel B, sel T, dan magrofag. Sistem limpa daerah lympatic yaitu daerah dimana terdapat pembuluh darah limpa yang memproduksi cairan lympatic untuk mengontrol sistem kekebalan tubuh, antara lain dada, leher bagian depan, ketiak, lengan depan bagian atas, pangkal paha, bagian persendiaan, tonsil tenggorokan, dan ulu hati.
Secara lebih lengkap titik-titik terlarang sebagai berikut:
1. Inveksi baru. Karena darah akan mengucur deras dan keluar terlalu banyak. Karena dengan torehan yang tipis pada epidermis saja, darah bisa keluar banyak yang dapat mengakibatkan anemia. 2. Patella atau tempurung lutut 3. Tepat di sendi-sendi tulang 4. Varises. Benar-benar merupakan tindakan yang amat bodoh jika gelas bekam mengenai varises. Jika pembuluh darah vena yang mengalami varises itu pecah, maka dapat mengancam nyawa pasien 5. Tumor dan kanker. Prinsipnya sama dengan varises 6. Tulang punggung kecuali di bagian bawah servikal dan bagian atas torakal serta bagian bawah lumbar 7. Pusat kelenjar limfa atau getah bening atau node lymphaticy 8. Lubang-lubang alami, seperti telinga, pusar, puting susu atau payudara, mata, telinga 9. Bagian yang terkena cacar air. Prinsipnya sama dengan luka baru 10. Di bagian tubuh yang sangat sakit karena asam urat stadium tinggi 11. Bagian perut wanita hamil. Kalaulah harus dihijamah, maka dapat dihijamah dari arah belakang atau punggung 12. Bagian tubuh yang sensitive dan banyak syaraf yang lembut, seperti pergelangan lengan tangan dalam. Hal ini hanya sebatas untukkehati-hatian, karena toh sayatan dilakukan amat tipis di epidermis 13. Tepat di lipatan tubuh, seperti ketiak, selangkangan, siku dalam
Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Definisi Bekam


Menurut bahasa, Al-Hijamah (bekam) merupakan kata infinitif dari Ihtajama, dari akar kata hajamah, yang dapat berarti mencegah.
Menurut istilah ialah membersihkan tubuh seseorang dari darah kotor atau darah tidak normal melalui permukaan kulitnya yang disayat tipis.
Al-Hijamah atau bekam atau kop berarti “membuang darah”, metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang mengandung racun yang ada dalam tubuh melalui permukaan kulit. Jika racun tidak segera dikeluarkan maka akan mengendap pada organ tubuh dan akan menimbulkan berbagai macam penyakit.
Bekam atau hijamah berarti torehan darah. Dan dalam masyarakat Melayu, bekam lebih dikenal sebagai pembuangan darah. Dalam masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jawa lebih mengenalnya dengan nama ngekop (berasal dari bahasa Inggris = cupping).
Dalam ilmu kedokteran Islam, bekam tidak boleh sembarang dilakukan. Bekam hanya boleh dilakukan pada pembekuan / penyumbatan dalam pembuluh darah, karena fungsi bekam yang sesungguhnya adalah untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh.


Input from : Praktek Herbalis Ponorogo Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo

Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

Manfaat Bekam

Bekam berfungsi untuk melancarkan system peredaran darah. Rasulullah SAW mengisyaratkan ada 72 macam penyakit yang bias disembuhkan dengan berbekam diantaranya : masuk angin, darah tinggi, kolesterol tinggi, stroke, jantung, asam urat, rematik, migrein, vertigo, sakit gigi, mata, asma, biduran, radang ginjal, nyeri tulang belakang, nyeri lambung, wasir, mandul, liver, epilepsy, dll.
Titik bekam pada umumnya adalah untuk meringankan gangguan pada organ dan syaraf bila di-bekam pada tempat gangguan, terutama karena gangguan kelebihan darah atau darah kotor atau kedua-duanya. Titik-titik bekam yang disukai Rasulullah SAW, yaitu :
Bekam atas dua urat leher :
· Mencegah sakit kepala.
· Mencegah sakit di wajah.
· Mencegah sakit gigi.
· Mencegah sakit telinga.
· Mencegah sakit hidung.
· Mencegah sakit kerongkongan.
Bekam pada tengkuk / kuduk :
· Mencegah tekanan darah pada tengkuk.
· Mengatasi rabun.
· Mengatasi benjolan di mata.
· Mengatasi rasa berat pada alis dan kelopak mata.
· Mengatasi penyakit mata lainnya.
· Mengobati lepra.
· Mengobati berbagai macam penyakit.
Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa : "Rasulullah SAW pernah menggunakan hijamah (bekam) atas tiga bagian tubuh, bagian atas tulang belakang dan atas dua urat leher."
Bekam pada pelipis :
· Mengobati sakit kepala.
· Mengobati sakit di wajah.
· Mengobati sakit telinga.
· Mengobati sakit hidung.
· Mengobati sakit kerongkongan.
Bekam pada pundak :
· Mengobati penyakit di pundak.
· Mengobati sakit di leher.
Diriwayatkan dalam Shohih Bukhori dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a., bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam sebanyak 3 kali pada 2 pelipis dan pundaknya.
Bekam di atas pinggul :
· Menghilangkan pegal-pegal.
· Menghilangkan kelelahan.
Dalam Sunan Abu Dawud disebutkan dari hadist Jabir bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam di bagian atas pinggulnya karena sakit pegal-pegal yang dideritanya.
Bagian lain tubuh boleh di-bekam sesuai tempat sakitnya selama bukan area yang dilarang di-bekam.
Haruskah sebulan sekali kita di-bekam ?Jika kita ingin terbebas dari gangguan penyakit yang diakibatkan darah kotor atau sebagai tindakan penjagaan dan kewaspadaan kita terhadap penyakit, maka sangat baik bekam dilakukan sebulan sekali.
Dan agar tubuh kita lebih sehat lagi, maka lebih baik setiap hari kita minum herba kapsul Antitoxin Plus atau herba lainnya yang berkaitan dengan pembuangan toxin (racun) dari dalam tubuh.

Input from : Praktek Herbalis Ponorogo
Jl. Kamajayya No.77 Suradikraman Ponorogo
Terapi : Konsultasi Kesehatan, Diagnosa Penyakit (Irridologi), Bekam / Cantuk, Pijat Refleksi, Akupressure, Chiropraxi (pembetulan tulang belakang, Obat Herbal (dari Tumbuhan), dll.

tag : manfaat bekam, kegunaan bekam, bekam, madiun, trenggalek, ngawi, magetan, ponorogo, pacitan, tulung agung, manfaat berbekam.